Popular Post

REVIEW: Ressha Sentai ToQger Returns: Super ToQ 7gou of Dreams [2015]

By : Unknown

Yoo minna-san :).
Genki desu ka???

Apakah kalian para penggemar tokusatsu? Sebenernya apa sih tokusatsu? Menurut mas Wikipedia, Tokusatsu (特撮) adalah istilah dalam bahasa Jepang untuk efek spesial (efek khusus / efek visual) dan seringkali digunakan untuk menyebut film sci-fi/fantasi/horor live-action produksi Jepang. Istilah tokusatsu merupakan kependekan dari istilah tokushu satsuei (特殊撮影), sebuah istilah bahasa Jepang yang bisa diterjemahkan sebagai "special photography" yang mengacu pada penggunaan efek khusus (special effects).

Nah kalo Koko Jr. sih suka serial tokusatsu Kamen Rider dan Super Sentai. Sekarang Koko Jr. mau membahas salah satu movie dari serial Super Sentai yang udah selesai beberapa bulan yang lalu yaitu Ressha Sentai ToQger ato kalo bahasa Indonesianya kurang lebih Pasukan Kereta ToQger. Hehehe...


Trailer
 

Ressha Sentai ToQger merupakan super sentai yang bertemakan kereta api. Di setiap akhir episodenya kamu akan dikenalkan berbagai macam kereta api yang ada di Jepang. Buuaaannnyaakkk banget deh. Aku juga bingung kok gak ada habisnya kereta di Jepang. Banyak banget jenisnya. Dari yang cuma 1 gerbong ampe Shinkansen. Sugoiiii!!!

Oooppsss... Kembali ke topik. Jadi, movie kali ini berlatarkan tahun 2025 dimana Right dkk sudah menjadi dewasa dan kehilangan imajinasi mereka. Shadow Line pun sudah mereka kalahkan sehingga mereka tidak perlu memiliki imajinasi lagi untuk berubah dan mengalahkan Shadow Line.

The new ruler of Shadow Line
Ehh... tiba-tiba muncul musuh baru yaitu Panglima Hei, pemimpin baru Shadow Line. Right dkk yang tidak bisa berubah diserang dan tiba-tiba mereka nyasar ke tahun 2017 saat mereka mau lulus dari SD.

Anak kecil jadi sentai. Unyu kan :)
Ceritanya Sih Simpel
Buat kamu yang belum menonton serialnya tidak disarankan untuk menonton movie ini karena nanti gak bakal ngerti ceritanya. Sebenernya sih ceritanya simpel aja, melanjutkan cerita di serialnya yang sudah tamat. Keliatan kok dari judulnya.


Ke-7 Bukan Yang Utama
Si Ungu misterius, ToQ Nanago
Sebelum movie ini muncul banyak sekali info-info tentang ToQger ke-7 atau (ToQ Nanago) yang berwarna Ungu. Kirain cerita di movie berfokus ke dia ehh.. ternyata dia cuma selingan. Hahaha :D. Siapa sih sebenernya ToQger ke-7 ini? Penasaran? Nonton dong movie-nya di fansub kesayangan anda. (Soalnya cuma tayang di bioskop Jepang dan udah selesai berbulan-bulan yang lalu. Hehe)


Kesimpulan
Kereta itu harus gandengan
Cerita yang ringan dibalut oleh sedikit komedi khas ToQger membuat kamu para pecinta pasuka kereta harus menonton movie ini. Apalagi yang penasaran kelanjutan cerita dari serial ToQger dan pastinya penasaran siapa orang dibalik kostum ungu itu. Yuk buka search engine kesukaan kamu dan ketik "Ressha Sentai ToQger Returns: Super ToQ 7gou of Dreams". Semoga udah ada yang sub indo ya soalnya aku aja nonton pake sub inggris. Colek Madesu, RocketSub, ato WizardSub buat segera ngesub movie ini. Arigatou Gozaimasu~~

 Spoiler Alert!!!
Wagon & Tiket.

REVIEW: Ansatsu Kyoushitsu / Assassination Classroom Live Action [2015]

By : Unknown

Holaa minna~~
Bagaimana keadaannya nih? Semoga sehat selalu ya :)
Setelah beberapa waktu lalu me-review acara TV Korea Selatan, sekarang Koko Jr. mau mencoba review film live action yang masih hangat buat di-download nih. Oops..


Buat kamu para pecinta anime, awal tahun ini atau di musim anime winter 2014/2015 telah menyaksikan satu anime luar biasa keren yang bisa kamu saksikan kelanjutannya di 2016 nanti. Yah.. apalagi kalo bukan Ansatsu Kyoushitsu (Assassination Classroom). Anime yang berceritakan tentang guru alien berbentuk seperti gurita berwarna kuning yang telah menghancurkan bulan menjadi berbentuk sabit tiba-tiba berkeinginan mengajar di kelas 3-E SMA Kunugigaoka. Tiba-tiba kelas 3-E ini menjadi kelas pembunuh dimana mereka harus membunuh guru mereka untuk mendapatkan 10 milyar yen. Wooww...


Hargailah Gurumu 
Itulah pelajaran yang aku tangkap selama menonton anime dan live action dari Ansatsu. Berbeda dengan animenya yang penuh akan pesan-pesan di setiap episodenya, live action dari Ansatsu terkesan terburu-buru dalam mengalirkan cerita sehingga buat kamu yang udah pernah nonton animenya ada kemungkinan kecewa karena banyak plot-plot seru yang tidak diangkat di versi live actionnya seperti perjuangan kelas E di ujian Semester dan pastinya saat Nagisa berpakaian wanita.

Beberapa pemeran dalam live action Ansatsu. Pojok kanan bawah sangat kelihatan banget perbedaannya :'(
Karakter Yang Tidak Terduga
Sudah pasti tidak jauh berbeda dengan serie animenya, karakter yang menonjol dalam film ini ada Koro-sensei dan Shiota Nagisa. Selain itu ada juga deretan pemain pendukung yang banyak muncul dan berperan penting seperti Karasuma-sensei, Bitch-sensei, Akabane Karma, Ritsu, dan Itona.

Kang Jiyoung ex-member idol Kara yang berperan maksimal sebagai Bitch-sensei
Tak dipungkiri banyak karakter di dalam film ini yang mirip bahkan sesuai dengan apa yang ada di versi animenya. Tapiii.... ada beberapa karakter yang menurut aku tidak sesuai dan cukup mengecewakan dalam hal visual. Hikss... hikss.. :'(. Beberapa yang sangat menonjol seperti Karasuma-sensei yang terlihat sangat tua dan Nagisa yang terlihat lebih macho daripada yang di anime sehingga kurang cocok kalo dandan menjadi trap.

Nagisa habis fitnes sehingga terlihat lebih macho

Kesimpulan

1 jam 49 menit sangat kurang untuk me-live action-kan seri Ansatsu. Walaupun banyak alur yang dipotong maupun diubah, tapi tetap inti dari Ansatsu tersampaikan pula dalam film ini. Ditunggu kelanjutan dari filmnya. Sebenernya lebih nunggu kelanjutan seri animenya sih. Hehe

Yuk nonton Live Action Ansatsu :D

GDM Berkarya dengan Permainan Asli Buatan Indonesia

By : Unknown

Game Design Exhibition 2015 hadir di kampus Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) "MMTC" Yogyakarta. "Sketsa Perjalanan Studi" yang menjadi tema dalam acara ini didasari oleh tugas praktek kuliah Program Studi Desain Teknologi Permainan (DTP) mulai dari semester satu hingga semester tujuh.

Desca Ekky Pangestu Rahdian salah satu panitia mengatakan pameran ini dilaksanakan mulai dari Selasa 15 September 2015 hingga Kamis 17 September 2015 mulai dari pukul 08.00-16.00 di Auditorium STMM "MMTC" Yogyakarta. Himpunan Mahasiswa Desain Teknologi Permainan atau yang lebih dikenal dengan Game Design MMTC (GDM) menjadi penyelenggara sekaligus peserta dalam acara ini. Acara ini dilaksanakan dalam rangka memenuhi tugas praktik dari kampus dan program kerja pertama GDM.

Karya-karya yang ditampilkan dalam pameran ini sangat beragam mulai dari Nirmana, Clay Character, hingga permainan Personal Computer (PC) dan permainan untuk Operating System Android. Super Booble, Plinteng Golek, Capsule Shooter, Find Me, Battle Relics, Indo Fighter, Recycle Rush, Power Fight, Battle Machine, Take Me Home, Rodi, D'Catch, Quiz Game Nookie, Angk Rush, dan Begal Remover merupakan beberapa permainan yang dibuat oleh mahasiswa STMM "MMTC" Yogyakarta yang dapat dimainkan dalam acara ini ataupun bisa diunduh gratis di Play Store Android. Selain itu, ada pula game corner yang terdiri dari beberapa permainan tradisional seperti Enggrang,  Congklak, Ular Tangga, Ludo, Gasing, dan lain lain yang dapat dimainkan dalam acara ini. Anda dapat mendapatkan doorprize apabila memenangkan tantangan yang diberikan oleh panitia atau membayar Rp. 2000 untuk memutar roll game yang akan menentukan hadiah apa yang pantas anda dapatkan.

Adapun rangkaian acara Game Design Exhibition 2015 terdiri dari pembukaan, pameran, studium generale, penampilan Panti difabel Bina Siwi yang akan menampilkan gamelan dan rebana, dan diakhiri oleh penutupan pada Kamis 17 September 2015. Mari kita dukung karya anak bangsa dan mulai mencintai produk Indonesia. #DukungProdukLokal

My PR World

By : Unknown

Apa yang anda pikirkan apabila mendengar kata "humas" atau "public relations"? Seorang sales promotion? Customer Service? Pencari sponsor? Kurir surat? atau yang lainnya. Padahal fungsi dan tugas dari seorang public relations bukanlah seperti itu.
 
Menurut Cutlip dan Center dalam Effendy (2009:116), Public Relations (PR) adalah fungsi manajemen yang menilai sikap publik, mengidentifikasi kebijaksanaan dan tata cara seseorang atau organisasi demi kepentingan publik, serta merencanakan dan melakukan suatu program kegiatan untuk meraih pengertian dan dukungan publik.
 
Berdasarkan kata-kata Cutlip dan Center diatas, banyak sekali kontribusi yang dapat dilakukan oleh seorang PR. PR mengurusi manajerial dalam perusahaan. Menganalisis kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh perusahaan apakah cocok dengan publiknya atau tidak. Merencanakan dan membuat suatu program, baik itu yang menghibur maupun program sosial, dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap instasi tempat PR itu bekerja.
 
PR adalah muka dari suatu organisasi atau perusahaan. Apabila PR bersikap baik dan ramah maka masyarakat akan menilai perusahaan itu baik. Sebaliknya, PR yang cuek, acuh tak acuh, dan punya kesan sombong maka perusahaannya akan dicap begitu pula.
 
Sebagai mahasiswa banyak sekali kegiatan yang dapat dilakukan dalam rangka peningkatan kompetensi diri di dunia PR. Salah satunya adalah bergabung dengan organisasi PR sebagai contoh Perhumas Muda Yogyakarta (PMY). Perhumas Muda Yogyakarta merupakan organisasi profesi yang bergerak dalam dunia PR. Anda dapat belajar mulai dari dasar PR itu apa dan apa saja pekerjaan yang dilakukan PR. Selain itu, anda akan diajarkan bagaimana seorang PR membuat program-program untuk publiknya, baik publik internal maupun publik eksternal.

Sebagai salah satu anggota dalam PMY, saya merasa mendapatkan lebih banyak ilmu tentang PR disini dibandingkan dibangku perkuliahan. Tidak hanya teori yang kita pelajari tetapi langsung praktek di lapangan. Bagaimana mengkonsepkan sebuah ide untuk membuat acara tentang PR, bagaimana caranya mendapatkan pembicara yang handal dan professional tanpa harus membayar, membuat brief suatu program PR yang bertemakan hari nasional Indonesia atau membuat brief program Corporate Social Responsibility (CSR) tentang suatu perusahaan, dan sebagainya. Anda akan benar-benar mendapatkan gambaran dunia kerja seoran PR nantinya.

Apakah anda puas dengan mempelajari teori-teori tentang PR tanpa merasakan bagaimana prakteknya? Makanya ikutlah organisasi dan praktekkan ilmu-ilmu yang telah anda dapatkan di organisasi tersebut.


Nama: Arif Wicaksana Wijanarko
Panggilan: Arif
NIM: 01312146051
Tag : , ,

Brain to Brain Communication, Inovasi Terbaru antara Teknologi dan Komunikasi yang akan Segera Terwujud

By : Unknown


“ Start where you are, use what you have, do what you can “

-Arthur Ashe-

Perkembangan teknologi tidak dapat dipungkiri. Seiring dengan perkembangan teori, maka segala unsur kehidupan akan berkembang pula. Inovasi sangat diperlukan dalam suatu perkembangan teknologi. Inovasi menciptakan hal-hal serta penemuan baru yang dapat memudahkan kehidupan manusia.

Sekolah Tinggi Multi Media “MMTC” Yogyakarta hari ini, Senin 7 September 2015, mengadakan kuliah umum khusus untuk mahasiswa baru dengan judul “Inovasi di Bidang Teknologi”. Kuliah umum ini diisi oleh Dr. Warsito Purwo Taruno, M. Eng founder dan CEO dari CTECH Labs EdWar Technology. Beliau adalah ilmuwan Indonesia penemu Electrical Capacitance Volume Tomography (ECVT) yang mendapatkan penghargaan Bacharudin Jusuf Habibie Technology Award (BJHTA) ke-8 dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) pada Kamis 20 Agustus 2015 lalu.

Dr. Warsito mengatakan kreatifitas, kerja keras, serta konsistensi menjadi modal dalam melakukan inovasi. Lakukanlah sesuatu dimulai dari sekarang, dari apa yang kita bisa, dan dari apa yang kita punya. Beliau menambahkan bahwa hal-hal yang terjadi di film Transcendence, Inception, dan Avatar diperkirakan oleh Hollywood dapat direalisasikan di dunia nyata sekitar 50-70 tahun yang akan datang. Akan tetapi, berdasarkan alat yang ditemukan oleh beliau hal itu sangat dimungkinkan tercapai lebih cepat bahkan kurang dari 10 tahun kedepan.

ECVT merupakan alat yang dapat men-scan seluruh aktivitas otak yang digambarkan menjadi 4 dimensi di komputer. Dunia otak menjadi dunia animasi digital yang mudah diteliti. Melalui teknologi Digital Brain Encoding 4D, ECVT dapat mendeteksi perasaan senang, sedih, kecewa, galau, bahkan kebohongan. Seiring perkembangan teknologi, kedepannya sangat dimungkinkan terjadi yang namanya Brain to Brain Communication. Brain to Brain Communication merupakan komunikasi yang dilakukan oleh otak ke komputer ke internet disalurkan kembali ke komputer dan sampai ke otak orang lain. Apabila terwujud maka diharapkan tidak akan ada lagi Pemberi Harapan Palsu (PHP) dalam kehidupan ini.

Di akhir kuliah umum salah satu mahasiswa baru menanyakan bagaimana Dr. Warsito menjaga konsistensi dalam melakukan penelitian selama 20 tahun lebih. Beliau memberikan tips yang pertama lakukanlah sesuatu berdasarkan passion kamu. Jika itu sudah menjadi passion maka kamu akan melakukannya dengan senang. Yang kedua, harus memperhatikan juga faktor ekonomi dalam melakukan sebuah inovasi. Uang memang bukan segalanya tetapi segalanya membutuhkan uang. Terakhir, lakukanlah sesuatu yang dapat membuat kamu menjadi yang terbaik di dunia ini. Jangan setengah-setengah dalam melakukan sebuah inovasi. Lakukanlah yang terbaik yang bisa kamu lakukan.

Telusuri dan Temukan “Warna”mu di POSMA 2015

By : Unknown

Maraknya perpeloncoan yang sebelumnya sering terjadi saat masa orientasi membuat citra pekan orientasi menjadi buruk. Masyarakat terbawa persepsi akan adanya hukuman fisik, direndahkan, membawa barang-barang aneh, memakai aksesoris yang tidak layak, dan sebagainya ketika mendengar kata ‘pekan orientasi’.



Dalam rangka menyambut mahasiswa baru, Badan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Multi Media (BEM STMM) “MMTC” Yogyakarta mengadakan Pekan Orientasi Studi Mahasiswa (POSMA) 2015. Acara ini dimulai dari Senin 31 Agustus 2015 hingga Jumat 4 September 2015 di lingkungan kampus Sekolah Tinggi Multi Media “MMTC” Yogyakarta.


POSMA 2015 ini mengusung tema “Explore Your Color”. Mahasiswa baru STMM “MMTC” Yogyakarta yang baru lulus dari bangku Sekolah Menengah Awal dan sederajat digambarkan sebagai oleh warna hitam dan putih. Dalam POSMA ini diharapkan mereka dapat menjelajahi dan menemukan ‘warna’nya masing-masing. Warna yang mewakili passion dari tiap mahasiswa yang terdiri dari 3 (tiga) Jurusan, 6 (enam) Program Studi, dan berbagai macam pekerjaan yang akan diambil setelah lulus nanti. Tak lupa pula POSMA 2015 mempunyai tagline “Muda dan Berwarna” yang menjadi semangat mahasiswa baru STMM “MMTC” Yogyakarta selama kegiatan berlangsung.


Rangkaian POSMA 2015 dimulai dari Technical Meeting pada Sabtu 29 Agustus 2015 dan dibuka pada Senin 31 Agustus 2015. Berbeda dari kampus lain, pembukaan dimulai dari ligthing show yang menjadi ciri khas STMM “MMTC” Yogyakarta. Ketua Sekolah Tinggi Multi Media “MMTC” Yogyakarta Prof. Dr. Kamsul Abraha, Ph.D dalam sambutannya mengatakan bahwa kreatifitas dalam multimedia sangat dibutuhkan dalam menghadapi persaingan global yang akan datang. Melalui acara POSMA 2015 yang bertemakan kreatifitas ini, mahasiswa baru dapat mulai mengasah kreatifitasnya sejak dini. Kegiatan POSMA 2015 ini dimeriahkan oleh penampilan Tari Tradisional Kelompok Tali Jiwo, DJ Alexander yang berkolaborasi dengan Saxophone dan Drum, dan penampilan spektakuler dari Street Evolution Dance.

Selain banyaknya penampilan yang menghibur, rangkaian acara POSMA juga diisi oleh materi-materi mengenai pengenalan bidang kampus, Talkshow pengembangan ide kreatif dari Forum Indonesia Jangan Diam, Outbond, Seminar Psikologi Motivasi dan Pencarian Jati Diri oleh Drs. Basuki A. R, M. Si, Talkshow Jurusan dan Program Studi, Orientasi Laboratorium Lingkungan Kampus, Pengnalan Unit Kegiatan Kampus dan Himpunan Mahasiswa, serta Seminar ESQ oleh Erik Hadi Saputra, S.Kom, M. Eng.

Acara yang dimulai dari pukul 07.00 hingga 17.00 dan berlangsung selama empat hari ini sangat padat mengisi kegiatan mahasiswa baru STMM “MMTC” Yogyakarta dengan kegiatan yang asik dan sangat bermanfaat. POSMA 2015 ditutup oleh Malam Keakraban (Makrab) yang dilaksanakan di Auditorium STMM “MMTC” Yogyakarta. Makrab dimeriahkan oleh penampilan yang luar bisa spektakuler mulai dari Eleven Musik dari Sekolah Menengah Musik Yogyakarta, Plenthong Konslet, dan puncaknya diisi oleh DJ Amoritto.







'Jaket Lusuh' Memeriahkan FKY 2015

By : Unknown

Film ‘Jaket Lusuh’ akan hadir meramaikan FKY 2015. Film karya Vidya T. Ariesta, Riza Pahlevi, Dhion Fanditya, serta Werdha Adhi mahasiswa program studi Manajemen Produksi Siaran dan Manajemen Teknik Studio Produksi jurusan Penyiaran Sekolah Tinggi Multi Media “MMTC” Yogyakarta ini merupakan film pendek yang mengangkat salah satu pejuang kemerdekaan Republik Indonesia asal Yogyakarta. Sosok pejuang luar biasa yang dapat mengusir penjajah Jepang di Kotabaru dapat kamu kenal lewat film ini.


Riza Pahlevi merupakan Review Blogger yang terkenal akan review film Indonesianya yang tidak asal review. Riza menggunakan ilmu broadcasting yang didapatkannya di bangku kuliah dalam me-review setiap film Indonesia yang ditontonnya. Sedangkan Dhion Fanditya adalah seorang Sound Engineer di Heliawan Studio. Banyak sekali karya aransemen musiknya yang luar biasa bagusnya. Sebagai contoh lagu Perjalanan Cinta dari Syahdu Nasheed yang masuk urutan kedua Chart Nasheed Islamictunes pada Edisi Minggu ke-14 Senin, 24 Agustus 2015 merupakan salah satu aransemen musik karya Dhion. Maka tidak diragukan lagi bagaimana bagusnya cerita dan aransemen musik di film Jaket Lusuh ini.

Film yang diangkat dari salah satu cerita dari buku Catatan Indigo karya Nony Nurbasith dan diakumulasikan dari berbagai referensi mulai dari museum, komunitas sejarah, hingga cerita langsung dari keluarga pejuang kemerdekaan itu. Film dibawah naungan rumah produksi HRV Production ini sebelumnya telah diikutkan dalam lomba Indonesia Short Film Festival 2015. Sebelumnya Vidya, Riza, dan Dhion pernah mengikuti lomba proposal film dengan judul ‘Siluet’di Pitching Forum XXI Short Film Festival 2015 hingga lolos 10 besar.


Siapakah sosok pejuang kemerdekaan yang diangkat dalam film Jaket Lusuh ini? Temukan jawabannya di Bioskop FKY 2015 Minggu, 30 Agustus 2015 pukul 19.00-21.00 yang bertempat di Taman Kuliner Condong Catur Yogyakarta. Mari kita kenalkan sejarah Indonesia khususnya Yogyakarta dan dukung karya anak bangsa. #CintaProdukIndonesia

Kominfo Bersama Mahasiswa Sekolah Tinggi Multi Media “MMTC” Yogyakarta Menanggulangi Konten Negatif di Media Sosial

By : Unknown

Degradasi moral menjadi salah satu permasalahan terbesar bangsa Indonesia. Banyaknya gambar-gambar porno hingga video porno yang ada di media sosial menandakan moral bangsa Indonesia sedang terjajah. Ironisnya masyarakat yang melihat dan menemukan hal tersebut hanya membiarkan saja bahkan malah menikmatinya. 

Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia yang diwakili oleh tim dari Direktorat E-Business bekerjasama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) “MMTC” Yogyakarta menyelenggarakan Boot Camp di kampus STMM “MMTC” Yogyakarta. Acara ini betemakan “Peran Generasi Muda dalam Menanggulangi Konten Negatif di Media Sosial”.

Bahtiar Minarto Kepala Seksi Infrastuktur E-Business mengatakan bahwa dari 252,4 juta jumlah penduduk Indonesia, ada sekitar 88,1 juta pengguna internet dengan penetrasi sekitar 34,9% (sumber data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia). Beliau menjelaskan bahwa kronologi pemblokiran yang dilakukan Kominfo pertama kali dilakukan tahun 2010 terhadap video porno artis Indonesia. Setelah itu Kominfo melakukan pemblokiran berdasarkan aduan masyarakat atau permintaan dari Kementerian atau Lembaga terkait konten bermuatan negatif sesuai dengan sektornya

Kominfo melakukan pemblokiran merupakan tindakan yang berdasarkan amanat UU No. 44 tahun 2008 tentang Pornografi, UU No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, UU No. 36 tahun 1999 tentang Telekomunikasi, UU No. 28 tahun 2014 tentang Hak Cipta, dan Peraturan Menteri No. 19 tahun 2014.

Boot Camp yang dikemas dengan konsep workshop ini diikuti oleh 45 mahasiswa STMM “MMTC” Yogyakarta yang terbagi menjadi 15 orang tiap harinya selama tiga hari berturut-turut mulai dari Rabu 19 Agustus 2015 hingga Jumat 21 Agustus 2015. Tidak hanya mendapatkan ilmu serta wawasan baru, para mahasiswa juga diajak untuk mepraktekkan cara melakukan pelaporan konten negatif di beberapa media sosial seperti Facebook, Twitter, dan You Tube. Diharapkan setelah mengikuti Boot Camp ini, peserta dapat melakukan Self Deminishing (pelaporan secara mandiri) terhadap konten negatif yang ada di media sosial.

Boot Camp ini menjadi awal bagi Kominfo dalam mengajak masyarakat Indonesia untuk memberantas konten negatif tidak hanya di media sosial bahkan hingga situs-situsnya. Mari bersama sukseskan internet positif di Indonesia.


REVIEW: A STYLE For You.

By : Unknown

     Fashion sudah menjadi kebutuhan primer untuk beberapa orang terutama kalangan artis dan selebriti. Orang biasa pun perlahan-lahan mulai memperhatikan pakaian yang dikenakannya. Tanpa disadari, pakaian yang dikenakan pun dapat menunjukkan pengetahuan orang orang tersebut mengenai fashion.

     Sudah banyak sekali acara-acara TV mengenai fashion yang ditayangkan oleh televisi yang ada di seluruh dunia. Tentu saja tidak semua orang menyaksikannya. Acara itu mempunyai target penonton tersendiri. Kebanyakan yang menayangkannya pun adalah stasiun televisi swasta. 

     A STYLE For You merupakan variety show yang bertemakan fashion pertama dari televisi pemerintah Korea Selatan, KBS World TV. Banyak sekali pemerhati fashion dari Korea Selatan yang sedikit kaget mengenai alasan KBS World TV membuat acara ini. Acara ini dibuat melihat Korean Wave yang sudah menyebar ke berbagai penjuru negeri. Salah satu agennya adalah para Idol dari bermacam-macam girlgroup atau boygroup. Mereka meyebarkan kebudayaan Korea Selatan yang salah satunya adalah fashion. Delapan dari sepuluh pembeli barang-barang fashion seperti komestik, pakaian, dsb dari luar negeri membeli berdasarkan apa yang dikenakan oleh para idol.

Ada 4 MC yang dipilih dari grup-grup idol terkenal Korea Selatan untuk memandu acara ini. Mereka adalah:


1. Kim Heechul atau biasa dipanggil Heechul merupakan salah satu member dari boygroup Super Junior. Dia terkenal dengan gaya berpakaiannya yang nyeleneh. 

Kelihatan kan selera fashionnya


Di pertemuan pertama MC pun Heechul memakai pakaian yang menggambarkan dirinya banget. 

Sesuai perkiraan, gayanya terlalu berlebihan.


2. Goo Hara member cantik dari girlgroup Kara ini terkenal dengan paras wajahnya yang mirip boneka cantik Barbie.

Dibalik parasnya yang cantik ternyata gaya berpakaian Hara masih jauh dari sempurna


Inilah gambaran gaya berpakaian Hara sehari-hari.

Simple dan cantik

3. Bora yang bernama asli Yoon Bora merupakan rapper dari girlgroup Sistar. Tubuhnya mempesona dan gayanya menarik.
Bora sangat menyukai pakaian berwarna hitam
Pakaian sehari-harinya pun cukup simpel

4. MC terakhir dan termuda atau maknae adalah Hani, member dari girlgroup EXID. Dia merupakan Lead Vocalist dari EXID dan pinter berbahasa inggis karena pernah menjadi siswa pertukaran pelajar.
Dibalik kecantikannya ternyata selera fashion Hani out of date
Hani tidak bisa ikut bertemu dengan MC yang lain di pertemuan perdana karena kesibukannya.
Strong Woman, konsep pakaian Hani saat bertemu dengan crew A STYLE For You

A STYLE For You perdana tayang di KBS World TV pada 20 April 2015. Setiap episodenya ada berbagai macam misi yang harus diselesaikan oleh keempat MC. Selain itu kamu juga bisa belajar banyak mengenai fashion yang ada di Korea Selatan maupun di dunia mulai dari makanan, pakaian, hingga make up.

Yuk langsung aja intip acaranya disini
Tag : , ,

Tujuh Minggu Pertemuan Berharga

By : Unknown


Pertemuan ke-1
Perjalan dimulai pada saat minggu pertama tepatnya tanggal 5 Maret 2015. Berawal dari pertemuan awal kami dengan Bu Ismawati Retno (Bu Isma). Beliau memberikan tugas untuk menulis di kelas dengan tema bebas. Setelah selesai menulis, kami diperintahkan untuk membuat blog. Blog ini menjadi sarana kami mempublikasikan tulisan. Tulisan pertama kami di pertemuan pertama ini akan menjadi artikel pertama kami di blog (untuk yang tidak mempunyai blog sebelumnya).

Pertemuan ke-2
Artikel pertama kami dikoreksi setelah Bu Isma telah membaca semuanya. Sebagian besar sudah cukup bagus dalam menulis. Walaupun ini baru pertamanya menulis, tulisan ini telah menjadi batu loncatan pertama kami yang baik. Namun, ada beberapa koreksi di luar masalah teknis seperti paragraf yang terlalu panjang dan judul yang kurang eye catching.
Oh iya, sebelum Bu Isma memulai mengoreksi tulisan kami, beliau menanyakan hal-hal apa yang membuat kami susah menulis. Banyak sekali yang diutarakan teman-teman satu kelas dimulai dari memulai tulisan dengan apa, cara mengembangkan kata-kata, penentuan tema, memilih judul, dsb.
Bu Isma pun menjawab segala problematika. Untuk memulai tulisan, Bu Isma memberi tips untuk menulis dahulu apa yang kami pikirkan. Apa saja bentuknya yang terpenting tulis dahulu. Setalah selesai menulis barulah kita baca kembali tulisan tersebut dan memperbaikinya.
Sedangkan mengenai permasalahan pemilihan judul, carilah kata-kata yang mewakili tulisan kita secara menyeluruh atau mengutip dari beberapa kata yang ada ditulisan kita. Pengambilan kata dari tulisan pun harus yang mewakili keseluruhan isi tulisan.
Tips untuk mengembangkan kata-kata dalam tulisan adalah dengan banyak membaca. Dengan banyak membaca dari berbagai referensi membuat wawasan kita semakin luas. Wawasan yang luas itulah menjadi bahan kita dalam mengembangkan tulisan.
Dalam menentukan tema, cobalah memilih tema-tema yang kita kuasai. Hal-hal yang kita kuasai membuat kita mudah dalam mendeskripsikan atau menjelasan tentang tulisan yang kita buat. Maka jangan heran apabila kita akan terus menulis tanpa berhenti. Itu disebatkan kita mempunyai banyak ide tentang apa saja yang ingin kita tulis.
Di pertemuan kedua ini, Bu Isma memberikan tugas kepada kami untuk menulis kembali dengan tema yang bebas. Sangat variatif sekali tema yang dipilih teman-teman. Ini mebuktikan bahwa teman-teman mempunyai banyak ide akan tetapi malas menuliskannya apabila tidak ada paksaan. Tulisan yang telah selesai dikumpulkan di meja Bu Isma dan beliau langsung membacanya di tempat. Setelah dibaca semua, tulisan kami itu disuruh untuk dipublikasikan melaui blog kami. 

Pertemuan ke-3
Kami bertemu Bu Isma kembali di hari Kamis, 19 Maret 2015. Bu Isma kembali membuka pertemuan dengan menanyakan permasalahan yang kami alami selama menulis. Permasalahan yang terjadi kurang lebih sama seperti di pertemuan sebelumnya. Bu Isma kembali memberikan solusi dari permasalahan kami tersebut dengan sabar dan terperinci sehingga semua merasa puas dengan penjelasan yang diberikan.
Di akhir pertemuan kami diberikan tugas yang berbeda. Kami disuruh menulis mengenai perigatan ulang tahun Provinsi Yogyakarta yang lebih dikenal sebagai “Hadeging Nagari Ngayogyakarto Hadiningrat”. Dalam pencarian bahan, kami dibebaskan ingin terjun langsung ke lapangan atau hanya mencari info dari sumber lain.

Pertemuan ke-4
Hari ini wajah Bu Isma terlihat berbeda dari biasanya. Kami tidak tahu apa yang terjadi. Saat pertemuan di mulai, Bu Isma sedikit kecewa ternyata banyak yang tidak disiplin dalam menulis. Beliau hanya melihat beberapa artikel yang diposting sampai Rabu malam sebelum kuliah dimulai keesokan harinya. Melihat fenomena tersebut, Bu Isma menetapkan deadline dari tulisan yang kita buat untuk di-upload ke blog yaitu setiap Minggu malam.
Tugas hari ini kami disuruh mewawancarai grassroot (akar rumput) yang ada di kampus. Grassroot adalah orang-orang terbawah dalam struktur formal kampus. Mereka terdiri dari Office Boy, tukang kebun, hingga satpam. Wawancara ini merupakan sarana dari kami mencari data untuk membuat sebuah tulisan. Banyak sekali grassroot yang menjadi narasumber dalam pencarian bahan. Tiap grassroot hanya boleh diwawancarai maksimal 4-5 orang.
Sehabis wawancara, kami kembali ke kelas dan mulai membuat tulisan menggunakan data yang telah dikumpulkan. Tiap orang dibebaskan memilih angle dalam tulisannya. Walaupun mewawancarai orang yang sama, tidak menutup kemungkinan tulisan yang dibuat akan berbeda.

Pertemuan ke-5
Jreng... jreng... jreng..
Hari ini akan diumumkan 6 tulisan yang akan mendapatkan buku dari Bu Isma. Tulisan yang terpilih dinilai cukup bagus dan kreatif dalam membuat tulisan. Walaupun hanya berbahankan wawancara dengan grassroot, kita bisa mengembangkan tulisan menjadi berbagai macam tulisan yang cukup menarik.
Semua tugas dikembalikan dengan catatan-catatan yang membangun. Dan seperti biasa, pertemuan diisi oleh evaluasi mengenai permasalahan yang kita hadapi dalam menulis. Saya sangat menyukai dengan sistem yang diterapkan oleh Bu Isma. Segala sesuatu yang kita lakukan tidak akan bernilai apabila hanya sekedar kita melakukannya tanpa ada evaluasi. Evaluasi dilakukan dalam rangka meningkatkan mutu, baik itu tulisan maupun pekerjaan lain, agar menjadi lebih baik. Tidak ada yang instan. Semuanya itu butuh proses.
Dalam rangka melatih kepekaan kami sebagai mahasiswa STMM Yogyakarta, Bu Isma memberikan kami tugas untuk membuat tulisan mengenai kegiatan yang terjadi di kampus. Deadline yang diberikan hingga tanggal 5 April pukul 23:59.

Pertemuan ke-6
Banyak sekali variasi tema dari tulisan teman-teman. Mulai dari screening film Cak Munir, pameran bungan yang dikaitkan dengan kampus, PMB, hingga program radio. Tulisan yang dibuat makin berkembang seiring berjalannya waktu.
Bu Isma memberitahu bahwa di koran Tribun pagi ini ada salah satu mahasiswa STMM yang ditulisannya dipublikasikan. Nama mahasiswa tersebut adalah Gufron. Mas Gufron ini merupakan mahasiswa kedinasan. Tulisan beliau sudah sering dipublikasikan di koran.
Bu Isma memberi tantangan kepada kami apabila ada yang bisa menulis hingga dipublikasikan di koran Tribun maka akan mendapatkan nilai A tanpa harus UAS.
Cara agar bisa tembus ke media adalah menulis sesuai dengan gaya bahasa dari media tersebut. Tiap media mempunyai gaya bahasa yang berbeda-beda. Oleh karena itu, mengenali gaya bahasa dari media yang kita sasar untuk publikasi merupakan kunci utama. Selanjutnya, pilihlah judul yang menarik. Judul merupakan nyawa dari tulisan. Pembaca tertarik membaca suatu tulisan diawali dengan melihat judulnya. Judul yang menarik membuat pembaca ingin membacanya dan sebaliknya judul yang tidak menarik jangan harap ada yang membaca. Judul juga merupakan pertimbangan rektur untuk memilih tulisan yang ingin dipublikasika. Setiap harinya banyak sekali tulisan yang masuk ke media. Dengan melihat judul, redaktur akan mudah menseleksi tulisan. Dan tips yang terakhir adalah cari sudut pandang yang bagus. Pemilihan angle/sudut pandang dalam menulis merupakan awalan yang sangat penting. Sudut pandang yang bagus dapat mebuat hal-hal yang kecil menjadi sangat bermanfaat dan berguna.

Pertemuan ke-7
Bu Isma membawa Mas Gufron ke kelas. Beliau sharing mengenai pengalamannya mulai dari awal menulis hingga sekarang. Banyak sekali perjuangan. Mulai dari paksaan yang harus menulias tiga berita dalam satu hari. Hingga sekarang sudah terbiasa dan terlatih kepekaannya mengangkat hal-hal kecil menjadi sebuah berita yang berharga. Pesan dari Mas Gufron yang saya ingat adalah dalam proses belajar menulis, kita boleh mencari referensi tulisan. Setelah menemukan referensi yang pas, coba tiru tulisan tersebut dengan menggunakan kata-kata kita. Tidak apa-apa meniru asalakan tidak meng-copy paste tulisan orang lain.
Tag : ,

- Copyright © Belajar Menulis - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -